Pemilik kendaraan bermotor baik itu mobil maupun sepeda motor sebelum melakukan perjalanan biasanya akan melihat ketersediaan bensin di kendaraannya.
Panel indikator isi tanki BBM menjadi fitur yang terkesan
sederhana namun sangat penting buat pengendara motor dan mobil. Dengan fitur
ini kita tidak perlu mengecek dan mengintip tanki bahan bakar untuk melihat
ketersediaan bensin di kendaraan.
Pada setiap kendaraan,
umumnya terdapat indikator bahan bakar pada panel instrumen. Ketika bahan bakar
mulai tiris, biasanya indikator E akan berkedip. Soal arti indikator E, masih
cukup banyak pengemudi yang belum mengetahui apa artinya. Banyak yang
menganggap singkatan E berasal dari Empty. Namun, tak sedikit juga yang
menyebutkan artinya adalah Emergency.
Huruf F pada panel indikator mengindikasikan Full,
alias bahan bakar terisi penuh. Namun huruf E pada panel indikator isi tanki
BBM sebenarnya punya arti Emergercy, atau keadaan darurat.
Emergency karena sisan bahan
bakar yang ada di tangki kendaraan sudah minim. Tapi bukan berarti habis tidak
ada sisa, karena di dalamnya masih ada sisa.
Sisa bahan bakar minyak ini kendati minim namun
masih bisa menempuh jarak tertentu dengan tujuan pengendara bisa mencapai
tempat pengisian BBM.
Jarum indikator bensin E artinya tangki bahan
bakar tidak sepenuhnya kosong, karena biasanya tersisa sekitar 10 – 15 persen
dari total kapasitas tangki.