Oleh Aminuddin
Alumnus UIN Sunan Kalijaga dan Pegiat di
Forum Kolumnis Muda Yogyakarta
Artikel ini Sebelumnya dimuat di Harian Bali Pos edisi 24 Oktober 2015
Di tengah perjuangan memerangi berbagai
kejahatan yang berpotensi melempar negeri ini pada negara gagal, pemerintah
melalui Menteri Pertahanan mewacanakan wajib militer bagi generasi muda. Pelatihan
wajib militer ini dimaksudkan untuk mendisiplinkan generasi muda untuk terus
membela negara. Wajib militer bukan persoalan baru. Banyak negara yang telah
melaksanakan wajib militer. Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Taiwan
merupakan beberapa negara yang menerapkan wajib militer. Negeri Jiran dan
Singapura mewajibkan warganya melaksanakan pelatihan militer di usia 18 tahun.
Sedangkan di Korea Selatan, wajib militer dilaksanakan oleh semua penduduk
termasuk artis.
Di Korea Selatan, wajib militer memang
kebutuhan yang sangat urgen karena negeri Gingseng tersebut sedang mengalami
sengkarut dengan tetangganya, Korea Utara. Begitupun dengan Taiwan yang acap
kali bergesekan dengan Tiongkok. Mau tidak mau, mereka harus mempersiapkan diri
melakukan berbagai pelatihan untuk mengantisipasi ancaman konvensional. Sedangkan
di Indonesia, hingga kini belum ada ancaman nyata dari luar. Yang ada, justru
ancaman di negeri sendiri, yaitu kekerasan, korupsi, narkoba, dan lainnya.


